THE 6th AGRINEX EXPO 2012 – REUNI HANTER

Jakarta – Kegiatan Agrinex Expo 2012 yang berlangsung dari tanggal 30-31 Maret dan 01 April 2012 terselenggara berkat kerjasama antara IPB, Perfomax, Kementerian Pertanian dan Yayasan Coop Indonesia. Agrinex Expo 2012 yang mengusung tema “Agribusiness for All” diharapkan dapat mengembangkan agribisnis di Indonesia yang benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Institut Pertanian Bogor (IPB) sendiri memamerkan 131 produk inovasi penelitian yang masuk dalam Bussines Innovation Center (BIC), Kementerian Riset dan Teknologi di Agrinex Expo 2012. Produk-produk yang ditampilkan diantaranya pengeringan “3 In 1″ sederhana, biodigester portabel penghasil biogas, gedhek (dinding bambu) modern, papan semen gipsum dari tanaman kenaf, rolling oil berbahan dasar minyak jarak, sawit dan produk lainnya.
Menteri Pertanian Dr. Suswono dalam pembukaan Agrinex Ekspo ke-6 di Jakarta Convention Center (JCC) Jumat (30/3/2012) mengatakan bahwa program pembangunan pertanian merupakan upaya untuk memfasilitasi dan mendorong usaha pertanian sehingga memiliki nilai tambah dan daya saing yang tinggi baik di pasar domestik maupun internasional yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani.
Pada kesempatan kali ini juga digelar acara Reuni Hanter-the 6th agrinex expo. Acara ini dihadiri juga oleh menteri pertanian RI, Dr. Suswono, yang juga merupakan salah satu alumni IPB. kegiatan Agrinex Expo 2012 yang bertempat di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC) ini secara keseluruhan berlangsung dengan baik. [OE]

Negeri Kaya Nan Rawan Pangan

ROADSHOW BEDAH EDITORIAL GOES TO IPB
‘Negeri Kaya Nan Rawan Pangan’

Rabu (14/3) – Indonesia mendapat predikat sebagai negara yang memiliki varian tanaman pangan paling beragam di dunia. Indonesia yang berada pada garis khatulistiwa ini, merupakan negeri yang kaya namun predikat tersebut tidak begitu saja membuat warganya cukup akan ketersediaan pangan. Data Kementerian Pertanian menyebutkan saat ini daerah rawan pangan di Tanah Air sekitar 4,5%, terutama berada di Indonesia bagian timur. Berdasarkan global hunger index (indeks kelaparan dunia), yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa, dari lima kategori (‘sangat mengkhawatirkan’, ‘mengkhawatirkan’, ‘serius’, ‘moderat’, dan ‘rendah’), Indonesia termasuk negara yang berkategori ‘serius’ terancam rawan pangan. Kategori ‘serius’ rawan pangan tersebut tergolong buruk karena hanya satu tingkat di atas kategori khususnya Indonesia, Metro TV dan Media Indonesia (MI) kembali menggelar acara Road Show Bedah Editorial Goes to Campus, yang kali ini bertempat di Auditorium Andi Hakim Nasution, Institut Pertanian Bogor, Dramaga, Jawa Barat.
Road Show Bedah Editorial Goes to Campus ini dihadiri oleh Direktur Pemberitaan Metro TV Suryo Pratomo sebagai pembicara, presenter Metro TV Gadiza Fauzi sebagai moderator, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Herry Suhardiyanto MSc, Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong, dosen IPB, mahasiswa, dan undangan ini mengangakat tema ‘Negeri Kaya Nan Rawan Pangan’. Acara ini juga dimeriahkan performance dari Gentra Kaheman, pembagian doorprize, serta lomba membaca berita.
Menurut Usman Kansong (Direktur Pemberitaan Media Indonesia) pada sambutannya, editorial merupakan pendapat yang didasarkan pada fakta yang terjadi sebenarnya yang bersifat subjective. Ukuran untuk memandang suatu object antara satu orang dengan yang lain jelas akan berbeda. Konsep editorial yang dibuka ke public itu tergolong baru dan seharusnya terus dikembangkan. Hal ini akan sangat membantu dalam menilai sesuatu object secara lebih luas, dan menggali lebih dalam tentang fakta-fakta yang ada di dalamnya.
Ya, Indonesia yang berada pada kategori ‘serius’ terancam rawan pangan ini mengundang banyak kontroversi. Indeks kelaparan dunia itu menunjukkan 122 negara masih dalam tahap berkembang dan transisi. Sebanyak 29 negara masih memiliki tingkat kelaparan yang ‘sangat mengkhawatirkan’ dan ‘mengkhawatirkan’, antara lain Burundi, Chad, Republik Demokratik Kongo, dan Eritrea. Sebagian besar negara-negara dengan kategori ‘mengkhawatirkan’ berada di Sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan. Itu berarti negara-negara tersebut hanya satu tingkat lebih jelek jika dibandingkan dengan Indonesia dalam hal rawan pangan.
Bagi negara-negara di Afrika dengan varian tanaman pangan terbatas, ancaman rawan pangan dapat dianggap wajar. Akan tetapi, bagi Indonesia yang memiliki keragaman jenis tanaman pangan, ancaman rawan pangan merupakan ironi. Thailand yang notabene mendapat pasokan pupuk dari Indonesia malah lebih unggul sektor pertaniannya dibandingkan Indonesia sendiri. Bahkan Raja Thailand jelas mengungkapkan kepada ibu Megawati, yang pada saat itu masih menjadi presiden Republik Indonesia, bahwa Thailand mempelajari pertanian itu dari Indonesia.
Suryo Pratomo atau lebih akrab dipanggil Bung Tomi mengatakan, “kemana passion pertanian kita? Orang-orang Indonesia sekarang seakan lebih bangga jadi tukang ojek dibandingkan menjadi petani”. Grand design untuk Indonesia itu sudah masalah klasik. Indonesia dituntut berubah menjadi modern kearah sektor industri, tetapi seakan melupakan pertanian. Padahal Soekarno (Presiden Pertama Republik Indonesia) pernah berkata bahwa soal makan untuk rakyat adalah soal hidup atau mati. Berbeda dengan Indonesia, Cina telah menjadi negara industri (pada bagian timur) yang tetap menjaga sektor pertaniannya (pada bagian barat). Jika di Indonesia bisa 2-3 kali panen dalam satu tahun, di Cina hanya satu kali dalam satu tahun. Bukankah ini sebuah ironi?
Banyak petani menjerit karena mereka membeli sarana produksi dengan harga pasar. Tetapi ketika mereka menjual gabahnya, harga jual sudah dipatok oleh pemerintah yang nilainya sangat rendah. Indonesia menjadi produsen pupuk, tetapi petani kita masih sulit mendapatkan bantuan pupuk. Kondisi real di lapangan jelas berbeda ketika kita melihat bagaimana kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah. Banyak lembaga-lembaga dibuat secara khusus, namun jika kita mengevaluasi hal tersebut tidaklah efektif malah makin membuat anggaran dana membengkak. “Indonesia ibarat tikus yang mati dalam lumbung padi,” tambah Bung Tomi.
Media Indonesia menambahkan, penyebab masalah ini adalah kebijakan pangan nasional yang banyak salah. Di antaranya ‘penyeragaman’ makanan pokok, yakni beras, yang kian tidak terkendali. Di sisi lain, lahan untuk menyemai padi terus tergerus. Hampir tidak ada sudut di negeri ini yang tidak mengonsumsi nasi. Padahal, dulu kita mengenal warga Madura dengan makanan pokok jagung dan warga Maluku sagu. Semua kearifan lokal itu punah. Akibatnya, ketika persediaan beras menipis dan panen padi gagal, rawan pangan pun tak terelakkan. Karena itu, kebijakan pangan nasional harus serius untuk mendiversifikasikan pangan. Kebijakan pangan yang salah lainnya adalah lebih mementingkan ekspor, padahal kebutuhan dalam negeri belum tercukupi. Indonesia yang kaya laut, misalnya, ternyata defisit ikan hingga 1 juta ton per tahun. Tidak sinkronnya pemerintah pusat dengan pemerintah daerah juga berdampak pada implementasi kebijakan pangan yang dibuat. Bung Tomi menambahkan bahwa kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas sumberdaya manusianya, dan kemampuan pemimpinnya dalam menentukan tujuan dan arah negaranya berkembang.
Ancaman rawan pangan memang bukan monopoli Indonesia. Namun, kita berbeda dengan negara-negara lain yang lebih sigap mengantisipasi ancaman tersebut. China, Filipina, bahkan Thailand dan Vietnam yang menjadi lumbung beras sudah memulai gerakan mengamankan cadangan pangan dalam negeri mereka dari ancaman pangan. Tapi di sini, yang terjadi masih masalah soal apakah benar kita surplus beras atau tidak. Bahkan, kita masih terjebak dalam perdebatan soal benar-tidaknya negeri ini rawan pangan. Kita harus benar-benar fokus pada sektor pertanian. Passion pertanian itu sangat penting untuk mendorong inovasi-inovasi dalam pengembangan sektor pertanian. Sehingga kebijakan-kebijakan yang dibuat dapat membuat Indonesia kearah yang lebih baik lagi. [OE]

Daftar Hari Libur dan Cuti Bersama 2012

 

Berdasarkan surat keputusan bersama tiga menteri, berikut ini adalah daftar hari libur dan cuti bersama untuk 2012. Mudah-mudahan bisa membantu Anda merencanakan liburan.
Ada 14 libur nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Agama, Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Sedangkan jumlah cuti bersama 2012 berjumlah lima–jumlah yang lebih banyak ketimbang cuti bersama 2011 yang berjumlah empat. “Ada masukan dari lembaga keagamaan tentang perlunya penambahan jumlah cuti bersama. Cuti bersama juga berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan wisatawan,” jelas Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono yang hadir saat penandatanganan surat keputusan bersama.

Januari
Minggu, 1 Januari: tahun baru
Senin 23 Januari: tahun baru Imlek 2563

Februari
Minggu, 5 Februari: Maulid Nabi SAW

Maret
Jumat, 23 Maret: Nyepi Tahun Baru Saka 1934)

April
Jumat, 6 April: Wafat Yesus Kristus

Mei
Minggu, 6 Mei: Waisak 2556
Kamis, 17 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
Jumat, 18 Mei: Cuti bersama kenaikan Yesus Kristus

Juni
Minggu, 17 Juni: Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Agustus
Jumat, 17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI
Minggu dan Senin, 19 dan 20 Agustus: Idul Fitri 1433H
Selasa dan Rabu, 21 dan 22 Agustus: Cuti bersama Idul Fitri 1433H

Oktober
Jumat, 26 Oktober: Idul Adha 1433H

November
Kamis, 15 November: Tahun Baru 1434H
Jumat, 16 November: Cuti bersama Tahun Baru 1434H

Desember
Senin, 24 Desember: Cuti bersama Natal
Selasa, 25 Desember: Natal

http://blog.rumah.com/857/daftar-hari-libur-dan-cuti-bersama-2012.html

Kanker Tulang Belakang dan Kelumpuhan

Kanker tulang belakang membutuhkan perhatian mendesak. Jika tidak diobati, sel-sel kanker dapat merusak tulang tulang belakang (vertebrae), menyebabkan nyeri yang sangat besar, dan juga, ketidakstabilan tulang belakang.
Dalam beberapa kasus, runtuhnya vertebra sangat mungkin terjadi. Ketika ini terjadi, massa kanker dapat menekan saraf tulang belakang atau saraf tulang belakang, mengakibatkan rasa sakit, kelumpuhan, kegagalan sensorik, dan hilangnya kontrol usus atau kandung kemih.
Kanker tulang belakang bisa sangat menyakitkan dalam tahap akhir. Untuk pasien yang mengalami gejala, memahami dan memilih pilihan pengobatan yang paling tepat bisa sangat menegangkan dan membingungkan.”
Tergantung pada jenis dan tahap kanker tulang belakang, berbagai bentuk modalitas pengobatan yang tersedia saat ini, mulai dari kemoterapi dan radioterapi ditujukan untuk menghancurkan sel-sel kanker terhadap pengobatan bedah.
Ketika dikombinasikan bersama-sama, operasi ditambah radioterapi berpotensi dapat memberikan hasil terbaik untuk beberapa pasien.
“Ketika metastasis terjadi, tulang belakang merupakan target yang mudah,” kata Dr Mohd Hisam Muhamad Ariffin, ortopedi dan dokter bedah tulang belakang di Universiti Kebangsaan Malaysia Medical Centre (UKMMC) di Cheras, Kuala Lumpur. (asione)
tahun.
Gejala kanker tulang belakang termasuk ringan sampai sakit luar biasa, yang biasanya nyeri yang dapat membangunkan Anda dari tidur. Kadang-kadang, nyeri jenis ini bisa salah untuk kejang arthritis atau otot.
“Kanker tulang belakang dapat mengakibatkan pasien memiliki saraf dikompresi atau (kompresi) sumsum tulang belakang; (tulang belakang) tulang menjadi hancur dari kanker dan tidak dapat menahan tubuh orang itu tegak lagi.
“Hal ini menyebabkan pasien yang bergerak, (baik) dari sakit atau dari yang lumpuh karena kompresi sumsum tulang belakang.
“Mereka juga bisa merasakan banyak rasa sakit dan pasien memiliki kualitas hidup sangat miskin,” jelas Dr Hisam.
Apalagi, jika kanker terdeteksi terlambat, dan itu adalah dalam tahap canggih, operasi biasanya tidak dianjurkan oleh dokter.
Pengobatan yang paling pada saat ini adalah untuk manajemen nyeri dan pasien menjaga senyaman mungkin.
Dia menambahkan bahwa ia menganjurkan meningkatkan kualitas hidup pasien, yang harus menjadi prioritas untuk pengasuh pasien.

TRIBUNNEWS.COM

Jalan Cepat Bisa Tekan Hasrat “Ngemil”

 

Meski yang diasup adalah “makanan ringan”, ternyata kebiasaan ngemil bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Menghapus kebiasaan ini memang tak mudah, tetapi kini ada cara sederhana untuk mengurangi hasrat mengemil.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Exeter terungkap, mereka yang melakukan olahraga jalan cepat berhasil mengurangi keinginan untuk ngemil sampai setengahnya.

Penelitian dilakukan terhadap 78 orang pencinta cokelat. Mereka dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama diminta melakukan olahraga jalan cepat di atas treadmill selama 15 menit setiap hari dan sisanya sebagai kelompok kontrol.

Kemudian para partisipan diberikan pekerjaan yang bersifat stres tinggi dan yang kadar stresnya rendah. Para peneliti kemudian menawarkan pada seluruh partisipan tersebut sekotak cokelat untuk diasup di sela-sela waktu bekerja.

Ternyata orang yang berasal dari kelompok olahraga jalan cepat hanya mengasup cokelat jauh lebih sedikit dibandingkan dengan rekannya. Sebagai perbandingan, kelompok pertama hanya mengasup 1 ounce, sedangkan kelompok kontrol mengonsumsi 5 ounce.

Menurut ketua peneliti, Adrian Taylor, profesor kesehatan psikologi, olahraga jalan cepat akan meningkatkan produksi hormon endorfin di otak. Hormon ini berperan penting dalam menekan nafsu makan. Itu sebabnya para partisipan yang berolahraga jalan cepat kurang bernafsu lagi mengonsumsi cokelat.

kompas.com

Menkes: Kebersihan Mampu Cegah Hepatitis A

 

Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis A yang menimpa 90 siswa di SMKN 2 Sawangan dan tujuh siswa di SMAN 4 di Depok mengundang komentar dari Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih.

Endang mengatakan, sebetulnya virus Hepatitis A ada di mana-mana. Apalagi Indonesia merupakan negara endemis penyakit tersebut. Hepatitis A menular melalui makanan dan minuman yang kebersihannya kurang terjaga.

Oleh karena itu, setiap muncul kasus Hepatitis A, kata Endang, pasti menjadi KLB. Hal itu disebabkan sumber penularannya hanya dari satu sumber. Faktor penting yang harus diperhatikan adalah kebersihan dari makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Setiap tahun kasus Hepatitis A selalu ada.

Sebelumnya, pada Rabu (7/12), 104 santri Pondok Pesantren Assidiqiyah di Batu Ceper, Kota Tangerang mengalami pusing dan mual. Dari keterangan para siswa, mereka mulai merasa mual, pusing dan lemas usai mengonsumsi es yang mereka beli di kantin pondok pesantren.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Herry Suharyanto, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel air, es teh, es mambo dan jajanan santri untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, bisa diketahui tiga hari ke depan.

Herry belum bisa memastikan apakah gejala yang dikeluhkan santri disebabkan oleh virus Hepatitis A. Namun, ia membantah jika terjadi keracunan. Pasalnya, tidak ada santri yang muntah.

“Sekolah harus memperhatikan kehigienisan dari kantinnya. Penjual makanan juga harus diperiksa kebersihannya secara berkala, karena bukan hanya bisa menyebabkan Hepatitis tapi juga diare,” ujar Endang.
Ketika akan dikonfirmasi untuk mengetahui hasil pemeriksaan Dinkes terhadap sampel yang diambil dari Pondok Pesantren Assidiqiyah, baik Herry maupun Sekretaris Dinkes Kota Tangerang Wibisono sedang mengikuti rapat.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG

Roti Tawar Bisa Tingkatkan Resiko Kanker Payudara?

Makan roti tawar dan kentang dapat meningkatkan risiko tumbuhnya kanker payudara. Demikian dikatakan ilmuwan dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas California, San Diego.

Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengikuti diet kaya pati (amilum) lebih beresiko terkena tumor dibandingkan mereka yang jarang mengkonsumsi pati. Para peneliti belum dapat menjelaskan kecenderungan ini. Namun, mereka berasumsi bahwa peningkatan tingkat insulin yang dipicu ‘karbohidrat olahan’seperti pati itu bisa merangsang pertumbuhan sel kanker.

Peneliti mempelajari pola makan dari 2.651 penderita kanker payudara selama 12 bulan. Mereka menemukan bahwa orang yang sering makan pati memiliki 14,2 persen resiko kanker payudara. Tingkat resiko ini lebih tinggi dibandingkan yang jarang mengkonsumsi pati, yaitu sekitar 9,7 persen.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukan hanya karbohidrat secara keseluruhan (yang berpotensi tingkatkan resiko kanker), tetapi terutama pati,” kata peneliti Universitas California, Jennifer Emond. Penelitian belum dapat memberikan rekomendasi untuk pola makan yang baik guna mencegah kanker ini.

Pada awalnya, asupan karbohidrat perempuan adalah 233 gram per hari. Peneliti mengamati pola makan wanita yang di tahun berikutnya mengalami kambuh penyakit. Perempuan yang penyakitnya kambuh itu umumnya menambah asupan pati sebanyak 2.3 gram per hari pada tahun pertama. Sementara itu, penderita yang tidak mengalami kambuh umumnya mengurangi asupan pati 2,7 gram setiap harinya.

Kanker payudara adalah kanker paling umum di Inggris. Penyakit ini diderita sekitar 46.000 wanita setiap tahun. Karbohidrat adalah bahan bakar yang paling penting untuk otot dan sumber energi penting untuk otak dan sistem saraf pusat. Karbohidrat olahan seperti roti mengandung pati lebih banyak dibandingkan dari biji-bijian (seperti beras).

CEO Kampanye Kanker Payudara, Baroness Delyth Morgan, mengapresiasi temuan ini. “Studi ini menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi pati mungkin bisa mengurangi risiko kambuhnya kanker payudara. Kita menunggu penelitian lebih lanjut tentang masalah ini,” ujar dia.

REPUBLIKA.CO.ID, SAN DIEGO

Kacang Almond Bagus untuk Penderita Darah Tinggi

 

Jika anda suka ‘ngemil’, ada baiknya anda menyimpan kacang almond. Makanan ringan yang satu ini selain bisa dikunyah agar mulut tidak menganggur juga berkhasiat menjaga kesehatan tubuh. Kacang yang pertama kali ditanam oleh orang Yunani ini dapat membantu menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan jantung.
Kacang almond adalah salah satu jenis kacang yang paling kaya nutrisi. Dibandingkan dengan jenis kacang lain, dengan berat yang sama kacang almond memiliki kandungan protein, vitamin dan mineral yang paling tinggi.

Pemilik nama latin Prunus dulcis merupakan gudang kebaikan gizi. Almond adalah sumber vitamin E, magnesium, mangan, tembaga, fosfor, sumber serat yang baik dan riboflavin. Dalam 100 gram almons, mengandung 13 gram lemak tidak jenuh yang baik, hanya 1 gram lemak jenuh, dan selalu bebas kolesterol.

Almond kaya vitamin dan mineral. Dua komponen itu membantu reaksi kimia dalam tubuh menjadi lebih cepat. Vitamin E berfungsi menjaga kesehatan jantung dan lever. Tubuh akan lebih rentan terhadap penyakit tertentu jika tidak diberi vitamin E yang cukup. Alpha-tokoferol dari vitamin E yang ditemukan di almond adalah salah satu antioksidan penting. Alpha-tokoferol membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel tubuh sehingga berpotensi menyebabkan kanker. Hampir setiap hari ketika mendapatkan paparan sinar matahari berlebih, tubuh menerima serangan radikal bebas dari sinar Ultra Violet (UV).

Selain vitamin E, almond juga kaya akan kalsium. Satu biji almond dapat berisi sampai seperempat dari kebutuhan kalsium sehari-hari. Kalsium berfungsi dalam menguatkan tulang dan gigi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA

EFEKTIFITAS PENGUNAAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA (Hylocereus undatus) DALAM RANSUM SEBAGAI ALTERNATIF SUPLEMEN ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TELUR AYAM KOMERSIL

A. PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG
Ayam petelur merupakan salah satu komoditi ternak penyumbang protein hewani yang mampu mengahasilkan produk yang bergizi tinggi. Telur ayam merupakan jenis makanan yang mengandung gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Kandungan yang penting yang terdapat dalam telur ayam diantaranya yaitu hidrat arang, protein, dan lemak hewani serta beberapa vitamin dan mineral.
Warna kuning telur salah satunya dipengaruhi oleh beta karoten, kandungan ini juga terdapat pada buah naga. Zat aktif yang ada pada kulit buah naga akan meningkatkan kualitas telur. Warna kuning telur yang kuning pekat maka kualitas kuning telur tersebut baik, selain itu LDL – Kolesterol menurun sedangkan HDL – Kolesterol meningkat. Hal ini sangat baik untuk kesehatan manusia yang menginginkan mengkonsumsi telur tanpa takut adanya kolesterol.
Untuk menekan biaya pakan dan meningkatkan efisiensi produksi maka perlu diupayakan pakan yang dapat dibuat atau diramu sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia disekitar kita yang berpotensi sebagai bahan pakan utama ataupun bahan pakan tambahan (feed additive). Hal tersebut sangat penting karena pembelian pakan akan menyita 60-70% dari total biaya produksi. Menjaga metabolisme dan produksi ayam petelur yang baik dan stabil dapat dilakukan dengan menambahkan suplemen. Akan tetapi, penggunaan bahan pakan kimia sintetis akan mengakibatkan terdapatnya produk metabolit yang berbahaya bagi tubuh ternak sehingga dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu penggunaan suplemen alami merupakan alternatif untuk meningkatkan kualitas pada daging ayam broiler.
1.2. PERUMUSAN MASALAH
Penggunaan bahan kimia sintetis oleh peternak yang berlebihan dan secara berkala dapat menyebabkan penyakit pada ternak ataupun terdapatnya akumulasi produk metabolit yang berbahaya bagi tubuh ternak sehingga dapat menyebabkan kematian serta menurunkan kualitas telur dan daging ayam. Oleh karena itu penggunaan suplemen alami merupakan alternatif untuk meningkatkan kualitas pada telur ayam komersil.
Buah naga mengandung betakaroten yang merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, proses metabolisme lainnya, serta jenis antioksidan yang dapat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil. Buah naga merupakan sumber vitamin dan mineral, juga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan kualitas telur ayam.
1.3. TUJUAN PROGRAM
1. Mengkaji pengaruh tingkat penggunaan limbah kulit buah naga (Hylocereus undatus) dalam ransum ayam petelur.
2. Mengkaji pengaruh penggunaan limbah kulit buah naga (Hylocereus undatus) pada kualitas telur ayam (warna dan kandungan nutrient).
3. Mengevaluasi efektifitas penggunaan limbah kulit buah naga (Hylocereus undatus) sebagai suplemen alami ayam petelur (produksi dan FC).
1.4. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Hasil yang diharapkan pada Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian ini adalah menghasilkan suplemen alami dari limbah kulit buah naga (Hylocereus undatus) yang dapat membantu peternak untuk meningkatkan kualitas pada telur ayam komersil. Selain itu, masyarakat dapat mengetahui data dan informasi mengenai penggunaan limbah kulit buah naga dalam ransum ayam petelur.

1.5. KEGUNAAN PROGRAM
Melalui Program penelitian ini, peternak maupun masyarakat dapat :
1. Mengetahui data mengenai kulit buah naga (Hylocereus undatus).
2. Mengetahui pengaruh penggunanan limbah kulit buah naga (Hylocereus undatus) dalam ransum ayam petelur.
3. Mengetahui pengaruh penggunaan limbah kulit buah naga (Hylocereus undatus) pada kualitas telur ayam komersil.
4. Menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan kulit buah naga dalam pakan unggas ataupun bidang lainnya.
B. TINJAUAN PUSTAKA
Telur Ayam
Menurut Campbell et al. (2003), pada prinsipnya telur terdiri atas lima bagian yaitu kerabang, membran kerabang, albumen, kuning telur dan germinal disc. Menurut Romanoff dan Romanoff (1963), proporsi kerabang telur, putih telur dan kuning telur dari bebagai sumber disajikan pada Tabel 1.
Tabel 1. Proporsi Kerabang Telur, Putih Telur dan Kuning Telur dari berbagai Sumber.

Buah Naga
Buah naga atau dragon fruit kaya kandungan serat. Serat pada buah naga sangat baik, mencapai 0,7-0,9 g per 100 g. Serat sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Serat akan mengikat asam empedu dan kemudian dikeluarkan bersama feses. Semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh. Serat pangan (dietary fiber) juga mampu memperpendek transit time yang dapat membuat waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga semakin pendek, sehingga kesempatan membahayakan tubuh semakin kecil (Gilbert, 1971).
Buah naga terkenal sebagai salah satu sumber betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya. Diperkirakan setiap mikrogram betakaroten mempunyai aktivitas biologis setara dengan 1 mikrogram retinol. Kelompok FAO-WHO telah menghitung bahwa hanya separuh dari betakaroten yang terserap yang akan diubah menjadi vitamin A. Kira-kira hanya 1/6 dari kandungan karoten dalam bahan makanan yang akhirnya akan dimanfaatkan oleh tubuh (Anonim, 2010). Beta karoten juga merupakan jenis antioksidan yang dapat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil serta dikenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan paru (Andi, 2010).

Tabel 2. Komposisi gizi per 100 gram daging buah naga
Komponen Kadar
Air (g) 82,5 – 83,0
Protein(g) 0,16 – 0,23
Lemak(g) 0,21 – 0,61
Serat dietary fiber (g) 0,7 – 0,9
Betakaroten (mg) 0,005 – 0,012
Kalsium (mg) 6,3 – 8,8
Fosfor (mg) 30,2 – 36,1
Besi (mg) 0,55 – 0,65
Vitamin B1 (mg) 0,28 – 0,30
Vitamin B2 (mg) 0,043 – 0,045
Vitamin C (mg) 8 – 9

Sumber: Taiwan Food Industry Develop & Reearch Authorities (2005)
Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R&D (1990), buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah, efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah. Badan Litbang Pertanian RI menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Buah naga juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang cukup baik untuk kesehatan tubuh.
C. MATERI DAN METODE
Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilakukan dari bulan Mei sampai Juni 2011 di Laboraturium Lapang (Kandang C), Bagian unggas, Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Analisa kandungan telur ayam petelur dilakukan di Laboraturium FMIPA, Institut Pertanian Bogor. Sedangkan analisa kualitas telur dilakukan di laboratorium Ilmu Nutrisi Unggas, Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.
Materi
Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah 32 ekor ayam ras petelur umur 22 minggu dengan bobot badan rata-rata 1,8 kg. Kandang yang digunakan adalah 16 kandang baterai. Setiap kandang dilengkapi dengan sebuah tempat air minum dan pakan. Peralatan lain yang digunakan adalah karung untuk pakan, termometer, ember, timbangan, kantong plastik, sikat untuk tempat minum dan kandang, sapu lidi, box untuk pakan, stiker dan alat tulis.
Metode
Pembuatan Tepung Kulit Buah Naga
Metode yang digunakan dalam membuat suplemen dari limbah kulit buah naga adalah dengan cara mengiris tipis kulit buah naga, kemudian dikeringkan dibawah sinar matahari. Limbah kulit buah naga yang telah kering kemudian digiling dan dicampurkan kedalam pakan jadi yang akan dibuat sesuai dengan perlakuan.
Perlakuan
Perlakuan ini mengunakan 4 perlakuan dengan 4 kali ulangan, dengan masing-masing ulangan menggunakan 2 ekor ayam. Pelakuan yang diberikan adalah
P1 = Kontrol
P2 = Kontrol + ekstrak air minum buah naga 10%
P3 = Ransum dengan pemberian kulit buah naga 3%
P4 = Ransum dengan pemberian kulit buah naga 6%
Tabel 3. Komposisi Pakan dalam Ransum.
Bahan Pakan Kontrol (%) 3 % 6 %
Jagung kuning
Dedak padi
Pollard
CPO
MBM
Bungkil kedelai
Tepung ikan
CGM
Premix
DCP
CaCO3
Garam
DL-Methhhionine
Tepung kulit buah naga 40,9
17,5
4,59
3
5
7,74
7
5,39
0,2
1,32
7
0,3
0,07
0 38,67
17,5
3,83
3
5,12
8,13
7
5,12
0,2
1,18
7
0,3
0,07
3 36,45
17,5
3,07
3
4,85
8,51
7
4,85
0,2
1,04
7
0,3
0,08
6
Total 100 100 100

Rancangan
Rancangan percobaan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 4 ulangan. Model matematika dalam rancangan tersebut adalah sebagai berikut :
Yij = µ + +
Keterangan :
Y : nilai pengamatan pada perlakuan ke-I dan ulangan ke-j
µ : nilai rataan umum
: efek perlakuan ke-1
: galat perlakuan ke-i dan ulangan ke-j
Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan untuk melihat perbedaan diantara perlakuan dilakukan uji kontras dan polimonial orthogonal (Steel dan Torrie, 1993).
D. HASIL DAN PEMBAHASAN
Kualitas Telur
Kualitas telur dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu bangsa ayam, penyakit, pakan yang diberikan dan juga perlakuan terhadap telur tersebut (Apriyantono et.al, 1997). Sebutir telur terdiri atas tiga komponen utama yaitu kuning telur, putih telur (albumen) dan kerabang dengan membran (Romanoff dan Romanoff, 1963). Menurut Campbell et al. (2003), pada prinsipnya telur terdiri atas lima bagian yaitu kerabang, membran kerabang, albumen, kuning telur dan germinal disc. Menurut Romanoff dan Romanoff (1963), persentase kuning telur, putih telur dan kerabang tidak selalu sama tetapi telur-telur dari suatu spesies yang sama umumnya mempunyai proporsi dan komposisi yang sama.
Tinggi albumin, kuning telur, ataupun kerabang berdasarkan hasil analisis tidak berbeda secara nyata. Namun penambahan kulit buah naga dapat meningkatkan proporsi kuning telur serta warna kuning telur yang lebih pekat. Selain itu, berdasarkan tabel pengamatan, penambahan kulit buah naga dapat meningkatkan ukuran maupun berat telur ayam. Faktor ransum dapat mempengaruhi proporsi komposisi telur serta kualitas telur ayam. Hal ini sesuai dengan pernyataan Romanoff dan Romanoff (1963).
Tabel 4. Ukuran Fisik dan Kualitas Telur Ayam
PERLAKUAN TINGGI (cm) TEBAL KERABANG(cm)
ALBUMIN KUNING LANCIP TENGAH TUMPUL
P1 0,503 1,281 0,046 0,039 0,044
P2 0,628 1,323 0,042 0,046 0,043
P3 0,598 1,488 0,047 0,046 0,038
P4 0,606 1,506 0,051 0,039 0,093

PERLAKUAN BERAT (gram) TELUR (cm) BERAT INDEKS TELUR SKOR
KUNING PUTIH PANJANG LEBAR TELUR (p/l) (Yolk Colour Fan)
P1 14,924 36,271 5,563 4,271 62,279 1,307 9
P2 14,901 35,883 5,343 4,344 61,108 1,231 9
P3 15,566 36,930 5,575 4,322 61,155 1,292 9
P4 15,823 37,115 5,669 4,309 63,013 1,319 10
Sebanyak 55% dari telur yang diproduksi dihasilkan pada pagi hari, sisanya pada siang sampai sore hari. Hal ini sesuai dengan pola bertelur ayam ras petelur yang menghasilkan sebagian besar telurnya pada pagi hari (Meijerhof 2006). Rata-rata produksi telur berdasarkan analisis tidak berbeda nyata, akan tetapi terlihat pada tabel persentase produksi telur diketahui bahwa rata-rata produksi pada perlakuan dengan penambahan kulit buah naga sebesar 6% lebih besar dibandingkan perlakuan lainnya.
Penambahan kulit buah naga sebesar 6% dapat meningkatkan grade telur ayam. Hadiono mengemukakan bahwa berdasarkan standar Kling (1984), telur dengan berat lebih dari 56 gram termasuk grade besar, 50-56 gram sebagai grade sedang, dan berat kurang dari 49 gram grade kecil. Sedangkan menurut USDA, Haugh Unit (HU) lebih dari 72 termasuk kedalam kualitas AA, bila HU 60-72 termasuk kualitas A, dan bila HU 31-60 termasuk kualitas B, serta HU kurang dari 31 termasuk kualitas C. Kualitas telur hasil penelitian ini yaitu pada penambahan buah naga pada air minum ataupun penambahan kulit buah naga pada ransum dapat dikelompokkan pada telur berkualitas AA. Sedangkan kontrol termasuk kedalam telur kualitas A.
Tabel 5. Persentase Produksi Telur
PERLAKUAN MINGGU 1 (%) MINGGU 2 (%) MINGGU 3 (%) Rata-rata produksi (%)
P1 35,71 62,50 57,01 51,74
P2 42,86 57,14 63,52 54,51
P3 55,36 71,43 42,04 56,28
P4 37,50 62,50 75,80 58,60
Tabel 5. Haugh Unit pada Telur dan Konversi Pakan
PERLAKUAN HAUGH UNIT KONVERSI PAKAN
P1 67,754 2,26
P2 78,277 2,45
P3 76,057 2,3
P4 76,006 2,54
Konversi ransum adalah jumlah ransum yang habis dikonsumsi dibandingkan dengan produksi telur dalam jangka waktu tertentu (Robert, 2004). Semakin tinggi konversi ransum menujukkan semakin banyak ransum yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 kg telur. Dijelaskan pula bahwa semakin rendah angka konversi ransum berarti berarti kualitas ransum semakin baik. Konversi ransum berkaitan dengan konsumsi pakan. Ayam petelur memerlukan energi dan zat nutrisi yang cukup dan seimbang dari ransum yang dikonsumsi.
Dari data penelitian ini, konversi ransum yang baik terlihat pada perlakuan 1 (kontrol) dengan konversi pakan sebesar 2,26. Penggunaan kulit buah naga pada ransum ataupun buah naga pada air minum cenderung akan meningkatkan konversi ransum. Ayam petelur yang diberi perlakuan umumnya menghabiskan pakan lebih cepat dibandingkan dengan kontrol. Hal ini berbeda dengan North dan Bell (1990) yang mengatakan bahwa konsumsi ransum ayam petelur tipe medium berkisar antara 105-116 g/ekor/hari. Hal ini mungkin disebakan karena konsumsi ransum harian dipengaruhi oleh dua faktor penting yaitu kandungan energi metabolis, kandungan protein ransum dan temperatur lingkungan.

Grafik 1. Grafik 2.
Keterangan : Grafik 1. Analisis Betakaroten pada telur ayam (micro g/100g), Grafik 2.
Analisis Vitamin E pada telur ayam (mg/100g).
Berdasarkan hasil analisis laboratorium, kandungan betakaroten ataupun vitamin E menurun pada perlakuan dengan penambahan kulit buah naga dalam ransum. Hal ini mungkin disebabkan karena lama penyimpanan kulit buah naga ataupun proses dalam pembuatan ransum ayam petelur. Hal ini dapat menurunkan kandungan nutrisi dalam bahan dan akan mempengaruhi kualitas pada bahan pakan.
E. PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan kualitas telur yang dapat dilihat dari berat telur, indeks telur, ukuran telur, warna kuning telur, tebal kerabang telur, tinggi kuning telur dan albumin, produksi telur serta Haugh Unit secara analisis tidak berbeda nyata. Akan tetapi penambahan kulit buah naga hingga 6% dapat meningkatkan produksi telur. Sedangkan kualitas telur bagian dalam, dapat meningkatkan proporsi kuning telur, menghasilkan grade besar, skor warna yang lebih pekat, serta kualitas telur yang tergolong AA. Didalam analisis, kadar betakaroten dan vitamin E di dalam telur ayam lebih tinggi pada perlakuan dengan penambahan ekstrak buah naga pada air minum ayam petelur dibandingkan dengan perlakuan lainnya.

Saran
Diharapkan penelitian lanjutan mengenai kualitas bagian dalam telur serta kandungan nutrisi telur yang lebih mendalam untuk mengetahui nilai nutrisi yang terkandung di dalam telur ayam yang diberi perlakuan kulit buah naga. Selain itu perlu ada cara yang lebih operasional untuk proses pengeringan kulit buah naga, serta dilakukan tinjauan lebih jauh mengenai kandungan zat yang terdapat pada kulit buah naga, sehingga pemanfaatan kulit buah naga sebagai product by pass dapat digunakan lebih lanjut.

DAFTAR PUSTAKA
Andi. 2010. Khasiat Buah Naga. http://www.buahnaga.us/2009/04/khasiat-buah-naga.html [1 Oktober 2010].
Anonim. 2000. Buah Naga. www.buahnaga.us/2009/khasiat-buah-naga.htm [1 Oktober 2010].
Apriyantono, et.al. 1997. Kualitas Telur Ayam Omega 3. Prosiding Seminar Teknologi Pangan. Hal. 245-250.
Campbell, J. R., M. D. Kenealy and K. L. Campbell. 2003. Animal Science, The Biology, Care and Production of Domestic Animals. 4th Ed. Mc. Graw Hill, New York.
Departemen Pertanian R.I. 2003. Pendaftaran dan Labelisasi Pakan Direktorat Bina Produksi. Departemen Pertanian, Jakarta.
Gilbert, A.B. 1971. The egg: Its physical and chemical aspects. In Bell, D.J. and B.M. Freeman (Eds.). The Physiology and Biochemistry of the Domestic Fowl. Academic Press Inc. London. 3:1379-1399.
Hadiono. Protein Sel Tunggal PRUTEEN sebagai Bahan Pengganti Bungkil Kacang Kedelai dalam Ransum Ayam Petelur umur 53 sampai 72 minggu Terhadap Kualitas Telur. 1988. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.
Meijerhof. 2006. www.prc.afns.ualberta.ca/content/Docs/PSA%2006%20Report.pdf. [1 Juni 2011].
North, M. O. and D. D. Bell. 1990. Commercial Chicken Production Manual. 4th Ed. Chapman and Hall. London.
Robert, J. R. 2004. Factor affecting eggs internal quality and eggshell quality in laying hens. Journal Poultry Science. 41: 161-177.
Romanoff, A. L. and A. J. Romanoff. 1963. The Avian Egg. John Wiley and Sons Inc., New York.
Taiwan Food Industry Develop & Reearch Authorities. 2005. Buah naga.
USDA. No 75. Egg Grading Manual. U.S. Washington D.C.

Khasiat Lidah Buaya

Lidah buaya dikenal sebagai sahabat kaum wanita. Selain digunakan untuk perawatan tubuh, tumbuhan memiliki nama Aloe barbadensis Milleer juga baik untuk menyembuhkan lika dan memar. Buah serba guna ini memberikan banyak manfaat jika dikonsumsi rutin. Secara alami, lidah buaya mengandung vitamin, mineral, dan asam amino. Inilah beberapa manfaat dari ‘ramuan ajaib’ jus lidah buaya yang bisa dirasakan jika rajin meminumnya.

Membantu pencernaan
Minum jus lidah buaya memungkinkan tubuh untuk membersihkan sistem pencernaan. Baik sekali untuk mendorong perut jika anda mengalami sembelit. Jika anda sedang diare, jus lidah buaya juga berkhasiat untuk mengurangi ‘rasa ingin ke belakang’.

Meningkatkan energi

Diet dengan jus lidah buaya dapat meningkatkan energi dan membantu menjaga berat badan yang sehat.

Membangun kekebalan
Jus lidah buaya baik sekali dikonsumsi bagi mereka yang sering sakit dan mengalami gangguan kekebalan kronis. Polisakarida dalam jus lidah buaya dapat merangsang makrofag sel darah putih untuk melawan virus.

Menetralkan racun
Tanpa disadari tubuh kita hampir setiap hari diracuni dengan polusi dan makanan cepat saji. Minum jus lidah buaya baik untuk ‘membersihkan’ racun-racun tersebut. Jus lidah buaya menyediakan koktail yang kaya vitamin dan mineral untuk membantu tubuh kita menghadapi ketegangan setiap hari.

Mengurangi peradangan
Jus lidah buaya dapat meningkatkan kelenturan sendi dan membantu dalam regenerasi sel-sel tubuh. Buah ini berkhasiat memperkuat otot-otot sendi, sehingga dapat mengurangi nyeri dan peradangan pada sendi akibat usia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA